(: Bukan orang lain yang menentukan hidup kita, tapi kita sendiri yang menentukan hidup kita sendiri.. Tentukan pilihan terbaik untuk hidupmu yang sesuai dengan Dien Al-Islam.. :)

Sabtu, 07 September 2013

Cara Membuat Navbar Auto Hide di Blog

Haloooo sobaaattt! Duh dah lama banget ya aku nggak mosting lagi. Kasian banget nih kalo blog-ku ini ga update update. Kasian juga sobat udah nungguin tanggal terbitnya *duh pede* *momen garuk tembok*. Dah, daripada ngalay, mending langsung to the point aja deeeeehh..

Apa itu navbar udah kita bahas dalam postingan sebelumnya. Lupa, ya? Coba baca dulu deh Cara Menghilangkan Navbar Blogger trus lanjutin baca posting yang ini. Nah, udah selesai, kan, flashbacknya? Pasti udah deh. Sekarang gantian, maksudnya auto hide itu gimana, ya? Gimana, sih? Auto hide itu gambarannya kalo pointer mouse kita mendekat, dia bakal kelihatan dan kalo pointer mouse kita menjauh, dia bakal menjauh. Dia apa nih, maksudnya? Dia navbar lah. Duh maaf ya sobat, aku lagi absurd banget hari ini. Masih bingung? Coba deh pointer mouse kalian arahin ke atasnya judul blog-ku ini, jangan kaget loh ya kalo muncul sesuatunyaaa. Nah, itu yang muncul namanya navbar. Trus coba jauhin pointer mouse kalian dari situ, si navbar bakal ngilang lagiii, yeeey! -_-

Pengen buat kayak gitu? Okee aku siap kok ngajarin kalian, nggak ada *ST ST nan kok, aku kan baik. Oke capcus!
1. Login ke akun blogger kalian.
2. Masuk dulu ke dashboard yah.
3. Pilih template, lalu klik Edit HTML.
4. Cari kode ]]></b:skin> , pake Ctrl+F biar gampang.
5. Setelah itu, tulis kode di bawah ini sebelum kode ]]></b:skin>
#navbar-iframe{opacity:0.0;filter:alpha(Opacity=0)}
#navbar-iframe:hover{opacity:1.0;filter:alpha(Opacity=100, FinishedOpacity=100)}
6. Simpan template sobat, sekarang coba dicek navbarnya sudah hilang atau belum. Kalau belum, coba lagi lain kali pasti bisa kok, semangaaat!

Nah, selesai sudah postingan kali ini. Maaf banget ya pending-nya lama banget. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di postingan selanjutnyaaa! ^^

*ST : Shock Terapy = dimarah-marahin sama kakak senior :|
Read more>>

Minggu, 07 April 2013

Imam Ath-Thabari

Assalamu'alaikum Sobat! Kembali lagi nih di postingan sayaa setelah belasan hari tak berkunjung tambah XD kali ini saya akan membahas salah satu tokoh Islam yang harus kita kagumi pake banget ngett. Siapakah? Yup, sudah tersurat di judul! Yuk langsung ajah, cekidot!

Nama beliau Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir bin Ghalib. Orang-orang sekitar beliau kerap memanggil dengan sebutan Abu Ja’far dan generasi setelahnya menyebutnya dengan Imam Ath-Thabari. Kata Ath-Thabari berkaitan dengan tempat kelahiran beliau yang bernama Thabaristan, saat ini masuk dalam wilayah negara Iran. Kehadiran Islam di daerah ini terjadi pada tahun 22 H melalui sebuah perjanjian damai pada masa kepemimpinan Umar bin Khaththab melalui panglimanya, Suwaid bin Muqarrin al-Muzani. Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah pasukan Islam berhasil menaklukkan kota al-Ray yang kini bernama Teheran.

Ulama yang lahir pada tahun 225 H ini adalah anak dari seorang pencinta ilmu yang hidup sederhana. Ayah Ath-Thabari sangat menginginkan anaknya menjadi seorang ulama yang bisa menjadi rujukan dan panutan. Walau harus berkerja keras seadanya, Jarir bin Yazid bersikeras membiayai Ath-Thabari untuk berkeliling ke beberapa negeri untuk mencari ilmu.

Keinginan ini memang bukan tanpa alasan. Karena sejak kecil, Ath-Thabari telah menunjukkan bakat-bakat itu. Di usia tujuh tahun, Ath-Thabari telah hafal Alquran. Pada usia delapan tahun, ulama kecil ini sudah terbiasa mengimami masyarakat sekitar dalam shalat-shalat berjamaah. Dan di usia sembilan tahun, Ath-Thabari sudah mulai fokus mempelajari hadits. Di usia yang masih belia itu, Ath-Thabari sudah mempelajari sekitar 100 ribu hadits.

kuatangantangan.wordpress.com

Pada usia 12 tahun, ayah Ath-Thabari akhirnya merelakan putera kesayangannya untuk berkeliling negeri mencari ilmu. Dengan bekal uang yang pas-pasan, sejumlah negeri berhasil dikunjungi Ath-Thabari demi mencari ilmu dari para ulama yang kredibel di bidangnya. Negeri-negeri itu antara lain, Bagdad, Bashrah, Kufah, Damaskus, Beirut, dan Mesir.

Di setiap negeri yang disinggahi, Ath-Thabari mempunyai guru-guru besar dan menjadi rujukan pada bidang masing-masing di masa itu. Di Bagdad, Ath-Thabari belajar fiqih mazhab Syafi`i kepada al-Hasan al-Za`farani (w.259H) dan Abu Sa`id al-Ashthakhari (w.328), dan belajar ilmu qira'at kepada Ahmad bin Yusuf al-Taghlibi (w.277H), seorang ulama qira'at paling terkemuka di masanya. Di Bashrah, Ath-Thabari belajar hadits kepada Abu Abdullah al-Shan`ani (w.245H), guru hadits Imam Muslim, al-Tirmidzi, al-Nasa'i dan Ibn Majah, dan Abu al-Asy`ats (w.253H), guru hadits Imam al-Bukhari dan al-Nasa'i. Di Kufah, al-Thabari belajar ilmu puisi kepada Tsa`lab (w.291H), ulama Nahwu dan bahasa Arab paling terkemuka di Kufah. Di Beirut, al-Thabari belajar ilmu qira'at kepada al-Abbas ibn al-Walid al-`Adzri, ulama qira'at kenamaan sekaligus pengikut mazhab al-Auza`i. Sedangkan di Mesir, Ath-Thabari belajar fiqih langsung kepada kolega Imam al-Syafi`i, yaitu al-Muzani (w.268H) dan belajar fiqih Maliki kepada Ibnu Abd al-Hakam dan Yunus bin Abd al-A`la.

Tidak kurang sekitar empat puluh tahun, Ath-Thabari menghabiskan waktu untuk fokus mencari ilmu di beberapa negeri dan dengan beberapa ulama terkemuka itu. Selama itu pula, Ath-Thabari hidup dalam kesederhanaan. Dan dari keseriusannya dalam mencari ilmu, Ath-Thabari menguasai begitu banyak spesialisasi keilmuan. Mulai dari tafsir Alquran, Hadits, bahasa, sastera, psikologi, bahkan ilmu kedokteran. 


Sejak itu, Ath-Thabari mulai hidup menetap di sebuah daerah di Bagdad. Dan waktunya ia curahkan untuk mengajar dan menulis sejumlah karya besar yang hingga kini masih menjadi rujukan umat.  Salah satu sifat beliau yang sangat dikagumi orang-orang sekitarnya adalah zuhudnya dengan kehidupan dunia. Ath-Thabari tidak mau menerima hadiah dari siapa pun, kecuali ia mampu membalas si pemberi hadiah tersebut dengan yang senilai atau lebih.


Suatu kali, karena sebuah karya beliau yang begitu bagus, seseorang menghadiahkan Ath-Thabari uang sebesar 3000 dinar atau setara dengan 6 milyar rupiah. Dengan sopan, hadiah itu ditolak Ath-Thabari. ”Aku tidak bisa membalas hadiah sebesar itu dengan yang lebih baik,” ucap Ath-Thabari.  Mendapati jawaban itu, sang pemberi pun menegaskan bahwa hadiah itu bukan untuk mendapatkan balasan dari Ath-Thabari. Tapi, karena ingin mendekatkan diri kepada Allah. Tetap saja, Ath-Thabari menolak pemberian itu.


Seorang menteri pernah meminta Ath-Thabari untuk menuliskan sebuah ringkasan kitab fikih yang bisa memudahkannya untuk mempelajari dan mengamalkan ibadah. Setelah selesai ditulis, sang menteri menghadiahkan Ath-Thabari uang sebesar 1000 dinar atau senilai 2 milyar rupiah. Dan, uang itu pun ditolak Ath-Thabari. ”Tidakkah engkau bisa gunakan uang itu untuk bersedekah?” tulis sang menteri dalam surat khususnya kepada Ath-Thabari. Tapi, tetap saja, uang itu ia tolak.

Seorang perdana menteri saat itu, sedemikian terkagumnya dengan keilmuan Imam Ath-Thabari, menyatakan diri untuk bertaklid dengan beliau. Ia menawarkan Ath-Thabari jabatan semacam hakim agung di wilayah kekuasaannya. Tapi, tawaran itu langsung ditolak Ath-Thabari.  Penolakan itu sangat disesalkan orang-orang terdekat Ath-Thabari. Mereka berdalih, ”Kalau saja kamu menerima jabatan itu, kamu bukan sekadar mendapatkan gaji besar. Tapi juga bisa menghidupkan pengajian sunnah yang biasa kamu lakukan!” Mendapati ucapan itu, Imam Ath-Thabari menjawab, ”Sungguh, aku mengira kalian akan mencegahku ketika aku senang dengan jabatan itu!”


Selain itu, beliau dikenal sangat disiplin dengan waktu. Qadhi (hakim) Abu Bakar Ahmad bin Kamil mengatakan bahwa Ibnu Jarir apabila telah selesai makan pagi beliau tidur sebentar, kemudian menunaikan shalat dhuhur lalu menulis sampai tiba waktu Ashar. Setelah Ashar beliau mengajar hingga waktu Maghrib kemudian mengajar fiqh hingga Isya’. Setelah Isya’ beliau pulang untuk beribadah di rumahnya. Maka tidak heran selama hidupnya, Ibnu Jarir jumlah karya Ibnu Jarir Ath-Thabari lebih dari 300 ribu lembar.

Allah swt. memanggil ulama terkemuka nan zuhud ini di usia 85 tahun. Imam Ath-Thabari meninggal pada tanggal 26 Ramadhan tahun 310 H di Bagdad. Sepanjang usianya, Imam Ath-Thabari menghabiskan umurnya untuk belajar dan mengajarkannya kepada umat.

Salah satu ucapan yang begitu berkesan dari Imam Ath-Thabari adalah hindari kekayaan yang membuat diri menjadi sombong. Dan hindari kemiskinan yang membuat diri menjadi suka meminta. 

Nah itu tuh, sedikit yang bisa saya sampaikan tentang Imam Ath-Thabari. Semoga bermanfaat yaaaah. See you next time! Wassalamu'alaikum. ^^
Read more>>

Kamis, 07 Maret 2013

Cara Membuat Text Area dengan Tombol Higlight

Hello sobat! Kembali lagi dengan saya yang sebelumnya sudah disibukkan dengan ujian!! Waduh, gimana ya hasilnya? Wkwk, langsung saja, kali ini kita bakal bahas tentang Cara Membuat Text Area dengan Tombol Higlight. Hal ini berkenaan dengan permintaan teman saya yang punya alamat blog ini. Masih bingung? Nih saya kasih gambarnyaaa, kan saya baik.


Sudah tahu, kan? Nah sekarang saya kasih tau dah caranyaaa, sipp!
1. Log in ke dashboard kamu, jangan ke dashboard eyang kamu yaa.. Nanti kamu malah dipecat jadi cucunyaa :D
2. Klik Entri Baru, trus dipojokan klik HTML abis itu copy paste kode di bawah ini.

<div><form name="copy"><div align="center"><input onclick="javascript:this.form.txt.focus (); this.form.txt.select ();" type="button" value="Higlight All"> </div><div align="center"></div><p align="center"><textarea style="WIDHT: 150px; HEIGHT: 50px" name="txt" rows="35" wrap="VIRTUAL" cols="25"> silakan tulis apa yang sobat inginkan, tulisan ini sudah siap dicopy para pengunjung </textarea></p></div></form>

Keterangan :

  • <div align="center"> --> menunjukan bahwa posisi tombol akan berada di tengah, jadi jika sobat ingin posisi tombol berada di kiri atau kanan sobat tinggal mengganti kata "center" dengan kata "left" atau "right"
  • <input onclick="javascript:this.form.txt.focus (); this.form.txt.select (); --> ketika tombol Higlight All diklik, maka seluruh text yang ada di dalamnya akan ditandai atau diblok, jadi sobat jangan merubah tulisan ini
  • value="Higlight All" --> kata "higlight all" adalah kata yang akan muncul di dalam tombol, jadi jika sobat ingin merubah tulisan ini silakan ganti dengan kata yang sobat inginkan
  • <p align="center"> --> menunjukan bahwa text area akan berada di tengah paragraf, dan jika sobat ingin  text area itu berada di kiri atau dikanan paragraf ( tepi kanan atau tepi kiri ) sobat tinggal mengganti kata center dengan kata left atau right sesuai dengan yang sobat inginkan
  • <textarea style="WIDHT: 150px; --> menunjukan lebar dari text area tersebut sebanyak 150 pixel, jadi jika sobat ingin memperpendek atau memperpanjang text area sobat tinggal mengganti angka 150 dengan angka yang sobat inginkan
  • HEIGHT: 50px" --> angka 50px menunjukan bahwa tinggi text area tersebut 50 pixel dan jika sobat ingin mengganti tingginya sobat tinggal mengganti angka 50 dengan angka yang lebih tinggi atau yang lebih rendah sesuai dengan kebutuhan sobat


3. Habis itu kalo kamu mau nulis artikel lagi, klik Compose trus tulis deh apa yang mau kamu tulis.
4. Kalo udah selesai, klik Publikasikan.

Selamat mencoba dan semoga berhasil! Do'akan saya biar bisa lulus ujian yaa, hahaha makasiiih.. ^^



Sumber : http://caraseoblogger.blogspot.com/2012/10/cara-buat-text-area-dengan-tombol-higlight.html
Read more>>

Minggu, 24 Februari 2013

Cara Menghilangkan Navbar Blogger

Assalaamu'alaikum!! ^_^
Hai sobat - sobat sekalian, kali ini saya mau membahas "Cara Menghilangkan Navbar Blogger".. Eng ing eeeeng, udah pada tahu nggak Navbar itu apa? Navbar atau navigation bar adalaaaah sesuatu yang berada di header blog. Masih bingung? Nih ku kasih gambarnyaa..

www.titaniaraaa.blogspot.com

Nah, udah tahu, kan? Sip siiip.. Sekarang, yuk kita bahas cara menghilangkannya. Sebelumnya, mengapa tuh navbar perlu dihilangkan? Yaitu jawabannya adalah sebagai berikut ini, agar keliatan srek bagi sobat yang kurang srek. Hahahahaaa, ah sudahlah, langsung bahas aja, check it out!

1. Login ke blogger kamu, jangan ke blogger guru kamu loh yaaa, nanti dikurangin itunya XD
2. Klik Tata Letak trus klik lagi Edit HTML, cari kode <style> untuk mempermudah, pake Ctrl+F okeee :)
3. Lalu copy paste kode di bawah ini tepat di bawah kode <style>
<style type=”text/css”>
#b-navbar {
height:0px;
visibility:hidden;
display:none}
</style>
4. Klik Simpan Template dan sekarang, navbarmu udah hilang, yeeeeeeey! ^_^

Nah sekian dah dari saya, semoga bermanfaat. Selamat mencoba, good luck! :)
Wassalamu'alaikum!!
Read more>>

Kamis, 14 Februari 2013

Kuatkan Tauhidmu!

Tauhid? Apaan ya? Tauhid itu adalah mengesakan Allah. Wajib bagi setiap muslim untuk memilikinya dan menguatkannya. Untuk apa kita harus menguatkan tauhid? Ya sudah jelas lah yaw, agar di dalam hidup ini kita tidak ikut terombang-ambing dengan perubahan zaman yang makin nggak lah deh. Misalnya minta do'a ama kuburan, minta do'a ama sahabat Rasulullah atau istri Rasulullah, ngata-ngatain kalo Allah itu ada tiga, menduain Allah, dan lain sebagainya yang sungguh benar-benar SESAT!

Tauhid (mengesakan Allah), ada hak-haknya loh! Yaitu, hak rububiyyah, uluhiyyah, dan asma' wa sifat. Apaan sih itu? Mari kita bahas satu-persatu, check it out!

Hak Rububiyyah, yaitu hak Allah untuk diyakini bahwa Ia adalah satu-satunya pencipta, yang menghidupkan, dan yang mematikan semua makhluk.

Hak Uluhiyyah, yaitu hak Allah untuk diyakini bahwa Dia adalah satu-satunya sesembahan yang berhak disembah atau diibadahi.

Terakhir, hak Allah dalam asma' wa sifat, yaitu hak Allah untuk diyakini bahwa Dia memiliki nama-nama dan sifat sempurna, sebagaimana yang dinyatakan di dalam Al-Qur'an dan hadits-hadits shahih.

Nah, sudah tahu kan? Oh iya, saya mau kasih tahu lagi, Imam Ibnul Qayyim dalam karyanya berjudul al Fawaid mengatakan bahwa perumpamaan Pohon Tauhid sebagai berikut.

http://adamfahmil2006.blogspot.com/
Tahun adalah pohon, sedang cabang-cabangnya adalah bulan. Hari-hari adalah rantingnya, jam dan menit ialah dedaunannya, sedangkan desah-desah nafas merupakan buahnya. Bila desah-desah nafas itu berada dalam ketaatan, maka buah dari pohon tersebut merupakan buah yang baik. Sebaliknya, apabila butir-butir nafas itu berada dalam kemaksiatan, maka buah pohon tersebut busuk lagi pahit. Manis dan pahitnya buah tersebut akan terbukti nanti kelak pada hari kiamat setelah kematian.

Ikhlas dan tauhid adalah pohon yang ditanam di taman hati. Amal perbuatan adalah cabang-cabangnya, sementara buahnya adalah kehidupan yang baik di dunia dan kenikmatan abadi di alam baka.

Syirik, dusta, serta riya' merupakan pohon yang tumbuh di pekarangan kalbu. Buahnya di dunia adalah rasa takut, gelisah, dan duka cita, sempit dada, dan kegelapan dalam kubur, sedang buahnya di akhirat ialah pohon zaqqum (makanan bagi orang-orang yang banyak berdosa di neraka) dan adzab yang kekal.

Allah Ta'ala berfirman dalam Q.S. Ibrahim : 24-26 yang artinya :
"Tidaklah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik-baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi, tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun."

Nah sobat-sobat, makanya mulai sekarang berbuatlah yang baik-baik, tanamkan pohon tauhid dalam hatimu kuat-kuat agar tak tumbang saat angin kehidupan menerjang. Cobaan di dunia ini semakin berat sobat! Ingat, hanya golongan tertentulah yang dapat masuk surga, dan itu hanya minoritas! Semoga kita semua termasuk di dalamnya.

Sekian dulu nih postingan dari saya, kurang lebihnya mohon maaf ya, Sobat. Semoga bermanfaat, Jazakumullahu khairan katsiira. Sampai jumpa di postingan berikutnya!
Read more>>